Bererapa gejala dari sindroma lorong karpal diantaranya; rasa terbakar di telapak tangan, diserati juga dengan kesemutan hingga mati rasa pada ibu jari, telunjuk hingga jari tengah. Kondisi ini mulanya terjadi pada malam hari disaat jari atau tangan Anda rileks. Baru pada pagi harinya ketika terbangun selain mati rasa pada tangan umumnya diikuti dengan kesemutan di bagian bahu.

Dalam kondisi yang lebih berat, carpal tunnel syndrome sering diikuti dengan kelamahan genggaman ini diakibatkan karena terjadi atrofi pada otot-otot di tangan. Pada kondisi lebih lanjut, derajat nyeri dan kram otot juga  menjadi lebih buruk. Pada tahap ini saraf median mulai kehilangan fungsi yang disebabkan karena iritasi atau tekanan. Yang umumnya diikuti: impuls saraf menjadi lebih lambat, hilangnya sensitifitas pada jari, hilangnya koordinasi terutama yang menggunakan ibu jari, atau gerakan mencubit. Saat kondisi ini tetap dibiarkan kemungkinan terjadi kerusakan otot permanen menjadi lebih besar.

Wanita dikatakan memiliki kejadian 3 kali lebih sering untuk sindroma lorong karpal, hal ini dikarenakan lorong karpal pada pergelaangan wanita lebih kecil dibandingkan pria. Hal ini juga menjadi lebih sering terjadi pada wanita saat hamil. Namun umumnya CTS pada wanita hamil akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu melahirkan.

 

Jl. Warung Jati Barat No. 34, RT007/005, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Appointment Now

Call 021-7919-6999